Awang Dadang Hermawan: Konflik Rusia-Ukraina
Oleh: Awang Dadang Hermawan (Dewan Pakar Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam)
Bahwa menyoal konflik Rusia _ Ukraina adalah bukan hanya persoalan militer ANSIHG !…. Tetapi persoalan kerakusan dunia politik hegemoni kekuasaan negara negara adidaya dlm mempertahan kan srategi geo politik penuh licik , geo strategi ekonomi yg akibatnya menjadi persoalan kajian militer dibanyak negara termasuk di indonesia.
Tegas saja bagaimana kondisi dunia ketika kemudian konflik Rusia-Ukraina berlanjut lebih parah melibatkan negara negara tertentu yg punya rasa perbuatannya benar dgn berdalih menjual Iklan atas nama Kemanusiaan yg adil dan beradab , sementara disisi lain Vladimir Putin berkata bahwa…. “Kiamat urusan Tuhan !
Tapi kalau barat ingin kiamat , itu urusan saya ! Itu semua karena Rusia tdk ada tempat lagi utk mundur kalau hrs melepas Ukraina menjadi anggota NATO … Bahwa menjaga Keamanan dan kedaulatan negara Rusia adalah sebuah kewajiban bagi orang bernama Vladimir Putin…..dst.
Inilah subjek yang paling ditakuti. Ini adalah puncak gunung es, puncak ujian terbesar bagi seluruh umat manusia.
Perang Besar ( PD ke III ) ini akan berujung pada digunakannya senjata pemusnah massal yang belum pernah digunakan sebelumnya dan yang hanya akan terjadi sekali saja sepanjang sejarah. Itu sebabnya disebut _Malhamah Kubra_ atau _Armageddon_
Bahwa Kita mengetahui isyarat ini karena Allah Maha Tinggi telah menyatakannya dalam Al-Qur’an:
وَاِ نْ مِّنْ قَرْيَةٍ اِلَّا نَحْنُ مُهْلِكُوْهَا قَبْلَ يَوْمِ الْقِيٰمَةِ اَوْ مُعَذِّبُوْهَا عَذَا بًا شَدِيْدًا ۗ كَا نَ ذٰلِكَ فِى الْـكِتٰبِ مَسْطُوْرًا
“Dan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami siksa (penduduknya) dengan siksa yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Lauh Mahfuz).”
(QS. Al-Isra: 58).
Ayat ini pertama kali dikutip oleh Syekh Imran, karena Ayat inilah yang berbicara tentang kehancuran setiap kota yang akan terjadi sebelum Kiamat, dan kota-kota yang lolos dari kehancuran akan dihukum dengan hukuman berat.
Persediaan makanan akan terganggu, tidak ada persediaan air, tidak ada energi, jaringan listrik tidak lagi berfungsi, sehingga hanya mereka yang tinggal di pedesaan terpencil yang dapat bertahan hidup.
Mereka yang tinggal di kota-kota besar tertentu, tidak akan mampu bertahan hidup. Dan mereka yang selamat dari kehancuran kotanya, akan mendapat hukuman yang mengerikan, dampak dari perang nuklir/senjata pemusnah massal mengerikan yang akan terjadi sebelum Hari Kiamat.
Tetapi Allah Maha Adil. Segala sesuatu di dunia ini dibangun di atas kebenaran, dan kebenaran didirikan di atas keadilan. Maka Allah tidak akan menghancur kan orang-orang yang tidak pantas untuk dihancurkan.
Allah pasti tidak akan menghukum mereka yang tidak pantas untuk dihukum, dan mereka yang pantas untuk dihukum, pasti akan dihancurkan. Allah pasti akan membela dan tidak akan menghancur kan mereka yang bukan penindas. Mereka yang tertindas, pasti akan dibela dan tidak akan dihancurkan.
Tentu bukan kebetulan, bahwa peristiwa kehancuran dan hukuman mengerikan sebelum Hari Kiamat, yang akan terjadi hanya sekali sepanjang sejarah, juga hanya disebutkan sekali saja dalam Al-Qur’an dengan struktur kalimat seperti itu.
Dengan demikian, kaum penindas itulah yang berada di urutan teratas daftar yang pantas untuk dihancurkan.
Setelah 300 tahun meninggalkan jejak berdarah di seluruh dunia, peradaban modern barat akan hancur setelah perang ini.
Dalam video yang diunggah 3 hari lalu, Bossman Mardigu mengatakan, jika benar-benar terjadi PD III pasti senjata nuklir akan digunakan.
Saat ini ada 9 negara yang memproduksi bom nuklir dengan total 13.000 senjata berhulu ledak nuklir. Jumlah itu lebih dari cukup untuk meluluh lantakkan seluruh permukaan bumi…..Dan Bumi tidak akan sanggup menanggung efek ledakan nuklir.
Kemudian ?
Dunia seperti apa yang akan kita hadapi setelah perang besar ini (PD ke III terjadi?)
Rencana mereka memprovokasi perang besar untuk alasan yang mudah dimengerti.
Mereka berharap, setelah perang besar ini kedua kekuatan dunia ini akan saling menghancur kan satu sama lain, sehingga tidak ada lagi peradaban modern barat.
Sementara Rusia dan China pun akan kehilangan kekuatannya.
Ketika kedua belah pihak itu saling menghancur kan , jalan kemudian akan terbuka bagi Israel untuk menggantikan Amerika Serikat sebagai adidaya baru.
Pax Judaica muncul menggantikan Pax Americana.
Dengan demikian, terjawab rahasia dua kelompok kepada siapa Allah akan memberi perhatian sepenuhnya:
سَنَفْرُغُ لَـكُمْ اَيُّهَ الثَّقَلٰنِ
“Kami akan memberi perhatian sepenuhnya kepadamu wahai (golongan) manusia dan jin!”
(QS. Ar-Rahman: 31).
Mereka adalah kelompok Yahudi-Kristen Eropa (Bangsa Khazar) yang beraliansi secara aneh, dan yang kemudian beraliansi dengan kelompok jin jahat untuk mengembang kan peradaban barat modern dengan seluruh perangkat teknologinya , termasuk pengembangan senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya.
Menurut Syekh Imran dalam buku _Master-piece_-nya “Yerusalem dalam Al-Qur’an”, Suku Khazar yang muncul secara misterus itulah Ya’juj-Ma’juj gelombang pertama yang sudah dikeluarkan.
Mereka itulah yang menciptakan aliansi aneh Yahudi-Kristen Eropa , yang kemudian mendirikan gerakan zionisme, lalu menggiring orang Yanudi seluruh dunia untuk bermigrasi ke Palestina dengan menciptakan Perang Dunia I dan II, dan akhirnya mereka berhasil mendirikan negara Israel tahun 1948 (QS. Al-Anbiya: 95-96).
Adapun Ya’juj-Ma’juj gelombang kedua masih ditahan di suatu tempat, dan akan dikeluarkan ketika Danau Tiberias sudah kering. Saat ini air Danau Tiberias sudah menyusut sampai pada tingkat yang tidak bisa dipulihkan, tapi belum kering.
Mereka inilah yang kelak akan berperang dengan Nabi Isa AS dan akan dimusnahkan lewat sejenis virus. Senjata biologis yang mereka kembangkan, kelak akan berbalik memusnahkan mereka sendiri.
Menurut DR.HM. Supriatman,MA – Guru besar Filsafat Sejarah Islam – Bahwa Syekh Imran pernah mengutip Kamraad Putin yang juga pernah mengatakan demikian tentang penyebab musnahnya Ya’juj-Ma’juj itu , jauh sebelum Rusia mengklaim telah menemukan laboratorium senjata biologis di Ukrania , tidak lama setelah Perang Ukrania berlangsung.
Mayatnya yang sangat banyak sampai menutupi permukaan bumi, kemudian akan diangkat dan bumi akan dibersihkan dari bau mayatnya lewat do’a Nabi Isa AS.
Jadi, Ya’juj-Ma’juj gelombang pertama itulah yang menjadi inti pasukan yang akan berperang di PD III berhadapan dengan Rusia dan sekutunya serta aliansi Muslim.
Sedangkan Ya’juj-Ma’juj gelombang kedua akan menjadi inti pasukan yang kelak berhadapan dengan, dan akan dimusnahkan oleh, Nabi Isa AS pada Perang Dunia ke IV.
Setelah mereka dimusnahkan, tidak akan ada lagi peperangan di muka bumi.
Karena itu, “Kami akan memberikan perhatian sepenuhnya kepada kedua kelompok” yang beraliansi ini. Artinya Allah akan turun tangan dalam Perang Besar ini.
Jelas sekali, sulit untuk membaca dan memahami Ayat-ayat ini tanpa menghubung kannya dengan konteks peristiwa yang terjadi dalam proses sejarah yang terjadi di akhir zaman.
(MSupriatman-IAIN Crb – 22 Maret 2022)
Refleksi
Agaknya masih relevan untuk sekali lagi mendiskusikan pernyataan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam deklarasinya beberapa hari sebelum Rusia memutuskan untuk menyerang Ukrania, dimana dia mengutip Albert Einstein:
“Saya tidak tahu dengan senjata apa Perang Dunia III akan diperjuangkan, tetapi Perang Dunia IV akan diperjuangkan dengan kayu dan batu.”
Dari mana Einstein tahu?
Boleh jadi Einstein sudah membaca Hadits yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Rasul Allah telah menyampaikan bahwa akan terjadi peperangan terakhir di muka bumi, dimana batu dan pepohonan ikut berbicara.
Namun, ada satu pohon yang tetap diam, yaitu pohon Gharqad.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ، فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ، فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ: يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ، إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ» (رواه مسلم)
Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah Muhamad bersabda: “Hari kiamat belum akan terjadi sampai kaum Muslimin memerangi bangsa Yahudi. Mereka diserang kaum Muslimin hingga bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun, batu maupun tumbuhan akan berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, di belakangku ada orang Yahudi. Kemari dan bunuhlah dia , kecuali pohon Gharqad, sebab pohon Gharqad adalah pohon orang Yahudi.”
(HR Muslim).
Jenis peperangan “petak umpet” itulah yang disebut Einstein sebagai perang yang menggunakan kayu dan batu pada Perang Dunia ke IV. Artinya, teknologi musnah (dalam PD III), dan dunia kembali ke zaman batu.
Itu sebabnya pohon Gharqad begitu penting bagi orang Israel.
Sementara Hadits Pohon Gharqad diajarkan dan masuk kurikulum SMA di Israel , dan Einstein juga sudah mengetahuinya, sebagian kita dan anak-anak kita mungkin baru tahu bahwa Nabi Muhamad Rasul Allah telah mengantisipasi apa yang akan terjadi pada PD IV/Perang Dunia ke IV itu.
Peristiwa Setelah Perang Besar Berakhir:
https://youtu.be/YXIVDUxzsB4
Kebenaran Al-Qur’an tentang Aliansi Yudeo-Kristen:
https://youtu.be/Oa8wFSihmR0
_Eskatologi Islam_ AL-QUR’AN DAN PERANG BESAR, 15-17/02/22
Putin Jelaskan Nubuwat Rasululah:
https://youtu.be/rhuvYQwj6FE
Rusia Klaim Temukan Lab Rahasia Senjata Biologis Amerika di Ukraina:
Bossman: Apakah akan Terjadi PD III yang Dimulai dari Ukrania?
https://youtu.be/7u_g1i8K2fk
Noam Chomsky: US Is World’s Biggest Terrorist:
والله اعلم
(Itu Rujukan dari DR.HMSupriatman ,MA -)
Kemudian daripada itu saya sampaikan bahwa dlm menyambut Indonesia sebagai ketua G-20 pada November mendatang di Bali digelar konferensi G-20.
USA sudah meminta, Rusia dikeluarkan dari G-20, sedangkan PM Australia telah kontak Presiden Jokowi untuk tidak mengundang Putin.
Sementara Pejabat Kemlu berkomentar, kita ‘kan negara berdaulat.
Saya pikir persoalannya bukan di situ… Anak OSSIS SLTP di Ukraina juga mengetahui Indonesia negara berdaulat.
LUPA ?….Waktu tahun 1962 Indonesia tuan rumah Asian Games ….. Indonesia juga negara berdaulat. Tetapi karena sebagai tuan rumah ketika itu tdk mengundang Israel , indonesia kena bermacam sanksi termasuk tdk boleh ikut Olympiade di Tokyo 1964.
Asian Games di Jakarta juga tdk diakui.
Indonesia bukan shahibul hajat G-20 walau diadakan di Bali, pemilik hajat adalah G-20. Indonesia tuan rumah.
Permintaan USA dan Australia mengandung kesamaan, mereka tdk mau melihat wajah Vladimir Putin ada di Bali.
Hal tsb bukan persoalan sepele ! Persoalan besar yg hrs ditangani serius Badan Intelijen Negara dan khusus Badan Intelijen Strategis MABES TNI yg memiliki teknologi canggih tersendiri hrs mampu mengantisipasi dgn bersih bermacam jenis satelit yg dimiliki AS (* Tdk kasat mata ) menyangkut keamanan – keselamatan Mahluq bernama Vladimir Putin ketika datang ke indonesia di perhelatan : G 20 !
(Terinjak kakinyapun bisa Rudal berterbangan…itu jika saya pakai bahasa “Tingkat Waspada Tinggi”)
Kenapa ?
Dalam beberapa hari kebelakang( * – + 5 hari ) ratusan – bahkan ribuan tentara Rusia mati di Ukraina , itu semua tentu dgn bantuan teknologi satelit AS dan sebagian NATO yg mampu menditeks titik titik tertentu utk dihabisi/ dimusnahan ! ( Kendati sulit dibuktikan adanya bantuan Amerika , karena pelaksana adalah tentara Ukraina)
Utk persoalan Waspada Bahaya dimaksud , ijinkan saya berpendapat berkenan kiranya Presiden RI Joko Widodo –
memperhatikan apa yg disarankan Presiden Amerika Joe Biden , agar Vladimir Putin tdk diundang !
Kendatipun ada RRC Mendukung Vladimir Putin datang di KTT G 20 di Bali !
Dua hari yg lalu -24/3/2022 diadakan pertemuan NATO yang juga dihadiri Presiden USA Joe Biden. Dikabarkan bahasan meliputi kemungkinan Rusia gunakan senjata kimia dan atau nuklir , Juga bantuan China ke Rusia. Pertemuan akan berlanjut Juni di Spain.
Pihak Putin sementara belum banyak yang bisa mereka perbuat. Karena kalau Rusia mau bermain nuklir, mungkin ini keputusan Vladimir Putin yang nekad !
Bagaimana Indonesia akan bersikap ? Tentu harus memilih antara mengundang Putin dan tdk mengundang Putin.
Kalau Indonesia tetap mengundang Putin, pihak barat akan lakukan upaya G-20 menjadi G-19 tanpa Rusia !
Indonesia harus mengambil keputusan dangan *serius dan matang* dalam mengundang atau tidak mengundang Putin ke G-20 di Bali November mendatang.
Karena saya bukan negarawan( * Tokoh Masyarakat saja tdk ) utk itu , ingin saya sampaikan kepada para negarawan di Republik Indonesia ini bahwa persoalan Konflik Rusia – Ukraina PLUS Agenda Pertemuan Negara G 20 di Bali Nopember mendatang bukan GIATPOL LEVEL CUPRAS CAPRES !
Urusan Perang Dunia ke III ANDAI TERJADI , dampaknya kemungkinan besar tdk bakalan ada itu agenda bermacam giat politik di Indonesia !!
*Tentu itu sangat tdk kita harapkan*
APABILA…..
sekali lagi APABILA kemudian ada Senior Alumni Organ islam mengatakan Rusia dlm kepemimpinan Vladimir Putin sedang berada dlm kekalahan , JAWABANNYA singkat saja : “Kita saksikan bersama…” Benar pendapat orang atas dasar LOGIKA atau benar berpikir atas dasar KEBENARAN NUBUWAH BERSUMBER QUR’AN DAN HADIST !
Hadanallahu Waiyyakum Ajma’in
28 Maret 2022




