Profil Drs. Muhammad Yamin, M.H: Jejak Panjang Pengabdian Sang Aktivis dan Panitera
Dikenal dengan sapaan akrab Abah Yamin, Drs. Muhammad Yamin, M.H., adalah seorang tokoh yang mendedikasikan hidupnya untuk tiga pilar utama: pergerakan, peradilan, dan pengabdian kepada umat. Sebagai seorang aktivis, tokoh pergerakan, sekaligus pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), rekam jejaknya membentang dari ruang-ruang diskusi mahasiswa hingga koridor pengadilan tinggi, yang semuanya dilandasi semangat untuk melayani bangsa, negara, dan rakyat.
Lahir di Bandung pada 19 Mei 1960, fondasi intelektual dan spiritual Abah Yamin ditempa di lingkungan akademis yang kental dengan nilai-nilai keislaman. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) dalam bidang Hukum Islam di IAIN (kini UIN) Sunan Gunung Djati Bandung pada tahun 1985. Semangat belajarnya tak pernah padam, terbukti dengan diraihnya gelar Magister Ilmu Hukum (S2) dari Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta, pada tahun 2007.
Awal Mula Pergerakan: Dari Aktivis Mahasiswa hingga Tokoh Pemuda
Jiwa aktivisme Muhammad Yamin telah bersemi sejak di bangku kuliah. Beliau aktif terlibat dalam berbagai organisasi kemahasiswaan yang mengasah kepemimpinan dan kepekaan sosialnya. Beberapa amanah penting yang pernah diembannya antara lain:
- Sekretaris Senat Mahasiswa IAIN Sunan Gunung Jati (1982–1984)
- Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung (1985–1987)
- Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jawa Barat (1987–1989)
Selepas menjadi mahasiswa, semangatnya untuk berorganisasi tidak surut. Beliau melanjutkan perjuangannya di Gerakan Pemuda Islam (GPI), di mana karier organisasinya mencapai puncak. Pengabdiannya di GPI tercatat dalam posisi-posisi strategis seperti Ketua Umum Pimpinan Wilayah GPI Jawa Barat (1998–2001) dan Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GPI (2001–2006). Kepercayaan dan integritasnya membuat beliau kini diamanahi sebagai Ketua Majelis Syuro Pimpinan Pusat GPI untuk periode 2025–2028.
Karier Cemerlang di Dunia Peradilan: Mengabdi Selama 36 Tahun
Pada 1 Maret 1986, tak lama setelah lulus sarjana, Muhammad Yamin memulai karier panjangnya sebagai ASN di lingkungan Peradilan Agama. Selama 36 tahun, beliau meniti karier sebagai panitera dengan dedikasi tinggi, berpindah tugas ke berbagai daerah di Indonesia, yang memberinya pemahaman mendalam tentang sistem hukum dan kondisi masyarakat di penjuru negeri.
Berikut adalah jejak perjalanan kariernya yang cemerlang:
- Staf & Panitera Pengadilan Agama Kota Baru, Kalimantan Selatan (1986–1991)
- Staf Kepegawaian Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin (1991–1993)
- Panitera Pengadilan Agama Cianjur (1993–1998)
- Panitera Pengadilan Agama Cikarang (1998–2004)
- Panitera Pengadilan Agama Depok (2004–2007)
- Panitera Pengadilan Agama Bandung (2007–2010)
- Panitera Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin (2010–2013)
- Panitera Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Lampung (2013–2016)
- Panitera Pengadilan Tinggi Agama Mataram (2016–2018)
- Panitera Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat (2018–2019)
- Panitera Pengadilan Tinggi Agama Jakarta (2019–2022)
Puncak kariernya sebagai Panitera di Pengadilan Tinggi Agama Jakarta menjadi penutup masa pengabdiannya sebagai ASN sebelum memasuki masa pensiun pada tahun 2022.
Pengabdian di Tengah Umat dan Masyarakat
Di manapun bertugas, Abah Yamin selalu menyempatkan diri untuk aktif di tengah masyarakat. Saat berada di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, beliau menjabat sebagai Wakil Ketua KNPI (2001–2003), Wakil Ketua Perseko (Persatuan Sepakbola Kabupaten Kotabaru) (2001–2004), dan Ketua Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kotabaru (1989–2001).
Sebagai seorang muslim yang taat, beliau juga merupakan kader aktif di Ormas Keagamaan PERSIS (Persatuan Islam). Kontribusinya sangat signifikan, terbukti dari berbagai amanah yang dipegangnya:
- Ketua Pimpinan Daerah Persis Kota Sukabumi (Tiga Periode: 2013–2028)
- Direktur KKBH/LBH Pimpinan Pusat Persis (2015–2027)
- Pembina BMC Mualaf Centre Pimpinan Pusat Persis (2022–2027)
- Majelis Penasehat Pimpinan Wilayah Persis Provinsi Jawa Barat (2022–2027)
- Sekretaris Dewan Kehormatan Jamiyah Pimpinan Pusat Persis (2022–2027)
Di lingkungan profesinya, beliau juga tercatat sebagai Pengurus Ikatan Panitera/Sekretaris Indonesia (IPASPI) periode 2018–2022.
Langkah Baru Pengabdian: Menuju Dewan Perwakilan Daerah
Meski telah pensiun, semangat Drs. Muhammad Yamin, M.H. untuk mengabdi tidak pernah padam. Berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi bangsa dan umat, serta didorong oleh berbagai pihak, beliau memutuskan untuk melangkah ke panggung politik. Abah Yamin mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2024, dengan niat untuk turut andil secara aktif memperbaiki kondisi bangsa dari jalur legislatif.
Drs. Muhammad Yamin, M.H. adalah perpaduan langka antara seorang birokrat profesional, aktivis pergerakan yang gigih, dan tokoh umat yang dihormati. Rekam jejaknya yang panjang dan cemerlang di bidang hukum dan organisasi menjadi modal utama dalam perjuangannya untuk terus mengabdi kepada Indonesia.




