Profil Singkat
- Nama Lengkap: Fery Dermawan, S.H.
- Profesi: Advokat / Praktisi Hukum, Aktivis Organisasi.
- Jabatan Utama: Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) Periode 2025–2028.
Biografi dan Kiprah Perjuangan
1. Latar Belakang Pendidikan dan Hukum
Fery Dermawan menyelesaikan pendidikan tingginya di bidang Hukum (S.H.). Latar belakang akademis ini membentuk pola pikirnya yang sistematis dan legalistik dalam melihat berbagai persoalan bangsa. Sebagai seorang praktisi hukum, beliau memahami bahwa perjuangan organisasi tidak hanya dilakukan melalui gerakan massa, tetapi harus diperkuat dengan argumen hukum yang kokoh. Fery Dermawan bukan sekadar aktivis, melainkan sosok yang bergerak di persimpangan hukum, ekonomi, dan politik.
- Pendidikan Hukum: Lulusan Sarjana Hukum (S.H.) yang aktif sebagai Advokat/Praktisi Hukum.
- Akar Santri: Memiliki latar belakang pendidikan Pondok Pesantren. Nilai-nilai kesantrian inilah yang menjadi kompas moral dan basis ideologisnya dalam memimpin gerakan pemuda Islam.
- Pengusaha & Jejaring Ekonomi: Aktif sebagai Pengusaha dan terlibat dalam kepengurusan KADIN (Kamar Dagang dan Industri), yang memberinya perspektif kuat mengenai kemandirian ekonomi umat.
- Politisi Muda: Kiprahnya di dunia politik menjadikannya figur yang paham akan pemetaan kebijakan publik dan diplomasi kekuasaan.
2. Kiprah Perjuangan di PP GPI 2025–2028
Karier organisasinya mencapai titik krusial saat beliau dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) untuk periode 2025–2028, mendampingi mendampingi Khoirul Amin, SH., MH. Sebagai Ketua Umum. Fery memposisikan diri sebagai motor penggerak organisasi melalui beberapa pilar:
- Jihad Konstitusi & Advokasi: Menggunakan keahlian hukumnya untuk membela hak-hak masyarakat dan melakukan telaah kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.
- Diplomasi & Sinergi: Berkat latar belakangnya di KADIN dan dunia politik, beliau mampu membangun komunikasi taktis dengan lembaga negara, sektor swasta, maupun lintas OKP (Organisasi Kepemudaan).
- Kemandirian Ekonomi Pemuda: Mendorong GPI tidak hanya kuat secara massa, tetapi juga berdaya secara ekonomi melalui jaringan pengusaha yang ia miliki.
3. Karakteristik Kepemimpinan
Fery dikenal sebagai salah satu konseptor di balik gerakan-gerakan advokasi GPI yang bersifat legal, “Perpaduan Karakter Santri, Aktivis dan Profesional”. Fery dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang Intelektual-Religius. Beliau tetap mengedepankan etika santri (tawadhu dan santun) dalam berkomunikasi, namun tetap Taktis dan Tegas saat berhadapan dengan persoalan hukum maupun politik di lapangan.
4. Fokus Isu Strategis
Selain fokus pada hukum, Fery juga aktif dalam isu-isu strategis lainnya:
- Kedaulatan Nasional: Vokal terhadap isu investasi asing yang mengancam kedaulatan sumber daya alam.
- Solidaritas Kemanusiaan: Aktif dalam gerakan kemanusiaan dan isu-isu diskriminasi terhadap umat Islam di kancah internasional.
- Hukum & Keadilan: Memberikan bantuan hukum gratis bagi para aktivis dan masyarakat kecil yang tertindas.
5. Gaya Kepemimpinan
- Intelektual dan Teknis: Sebagai Sekjen, beliau dikenal teliti dalam urusan manajerial organisasi namun tetap mampu tampil sebagai orator yang handal di lapangan.
- Taktis: Memiliki kemampuan untuk memetakan persoalan secara cepat dan menentukan langkah organisasi yang paling efektif, baik melalui jalur diplomasi maupun aksi massa.
- Sinergi Senior-Junior: Mampu menjaga hubungan baik dengan para alumni dan tokoh senior sebagai bentuk penghormatan terhadap garis sejarah perjuangan organisasi.




