Profil Singkat
-
Nama Lengkap: Letnan Kolonel (Purn.) Moeffreni Moe’min
-
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 19 Mei 1921
-
Wafat: Jakarta, 23 Juni 1996
-
Unit Militer: PETA (Pembela Tanah Air), BKR, TRI
-
Jabatan Penting: Komandan Resimen V Cikampek, Komandan Komando Militer Kota Jakarta Raya (KMKB-DR).
Biografi dan Perjuangan
1. Masa Awal dan Pendidikan Militer
Moeffreni Moe’min merupakan putra asli Betawi. Semangat nasionalismenya mulai terasah saat ia bergabung dengan PETA (Pembela Tanah Air) pada masa pendudukan Jepang. Di sana, ia mendapatkan pelatihan militer yang keras, yang nantinya menjadi modal utama dalam memimpin pasukan gerilya melawan penjajah.
2. Peran dalam Proklamasi dan BKR
Setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, Moeffreni menjadi salah satu tokoh muda yang aktif mengorganisir Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Jakarta. Ia terlibat langsung dalam upaya pelucutan senjata tentara Jepang dan menjaga keamanan di wilayah ibu kota yang saat itu sangat rawan konflik.
3. Komandan Resimen V Cikampek
Ketika Jakarta mulai diduduki oleh tentara NICA (Belanda), pusat pertahanan digeser ke luar kota. Moeffreni Moe’min diangkat menjadi Komandan Resimen V Cikampek. Wilayah ini sangat strategis karena menjadi garis depan pertahanan antara Jakarta (yang diduduki Belanda) dan wilayah pedalaman Jawa Barat (yang dikuasai Republik).
-
Ia membawahi pasukan yang menjaga perbatasan di sepanjang Kali Bekasi hingga Karawang.
-
Pasukannya terlibat dalam berbagai pertempuran sengit untuk menahan laju sekutu dan Belanda ke arah timur.
4. Menghadapi Agresi Militer
Selama Agresi Militer Belanda I dan II, Moeffreni dikenal sebagai komandan yang cerdik dalam taktik gerilya. Meskipun pasukannya kalah dalam jumlah persenjataan, ia mampu memberikan perlawanan yang merepotkan pihak Belanda di wilayah Jawa Barat Utara.
5. Masa Pasca-Perang dan Pengabdian
Setelah pengakuan kedaulatan, Moeffreni tetap berkarier di dunia militer dan pemerintahan. Beliau pernah menjabat sebagai anggota DPR/MPR mewakili golongan veteran dan pejuang. Selain itu, beliau juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan di Jakarta, termasuk memberikan perhatian pada pelestarian budaya Betawi dan kesejahteraan para mantan pejuang.
Warisan dan Penghormatan
Nama Moeffreni Moe’min diabadikan sebagai nama jalan di beberapa wilayah sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya. Beliau dikenal sebagai sosok prajurit yang disiplin, setia pada garis komando, namun tetap merakyat.
Buku biografinya yang berjudul “Jakarta-Cikampek-Jakarta” merupakan salah satu catatan sejarah penting yang menggambarkan betapa sulitnya mempertahankan wilayah penyangga ibu kota di masa revolusi.




